Articles by "kegiatan"

[Kemapata dan Pemkab Blitar Proudly Present] 


*✨Millenial Tourism Enlightenment 2020✨* Blitar Video Competition "Kilas Pandang Potensi Desa Wisata di Era New Normal Melalui Media Digital"


Hallo dulurrr 👋

Dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 di Era New Normal, Keluarga Mahasiswa Panataran (KEMAPATA) Blitar di Jember bersama dengan Pemkab Blitar mengadakan Lomba Video Kreatif. Buat kalian yang suka buat video boleh banget ikut acara ini !!! Isi videonya bisa profil desa, keunggulan desa yang berpotensi jadi wisata (kuliner, religi, kebudayaan, dll.) Loss pokok tentang desa dan keren. Gali potensi desamu semaksimalnya!!! 


Persyaratan ada di buku panduan. 

⚠ Pendaftaran Gratis

⚠ Hadiah Jutaan Rupiah


📆 Timeline 📆

- Pendaftaran+Pengumpulan: 24 Agustus-14 September 2020

- Penjurian : 15-18 September 2020

- Pengumuman Via Instagram : 19 September 2020

- Penyerahan Hadiah : 20 September 2020 


📌 Link Pendaftaran 📌

(http://bit.ly/bvcmtel2020)


📌 Link Buku Petunjuk 📌

(http://bit.ly/petunjukbvcmtel2020)


Yukkk ikutan !!! Syarat dan Ketentuan cek di petunjuk yaa 😉


CP : 

- Elis 081230796411

- Devi 085604098921


#kemapatahebat

#kemapatabangkit

#amazingblitar

#mtel2020

#kabupatenblitar

[Kemapata dan Pemkab Blitar Proudly Present] 

*✨Millenial Tourism Enlightenment 2020✨* Webinar "Kilas Pandang Potensi Desa Wisata di Era New Normal Melalui Media Digital"

Open talk :
▶ Drs. H. Rijanto, M. M. (Bupati Kabupaten Blitar) 
Narasumber : 
▶ Eko Susanto, ST, Msi. (Kepala Dinas KOMINFO Kab. Blitar)
▶ Suhendro Winarso, S.STP, Msi. (Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kab. Blitar)
▶ Akhsin Al Fata (Ketua Bapparda Kab Blitar)
▶ Eko Wihadi (Founder Kampung Wisata Ekologis Puspa Jagad)

Moderator :
▶ Mbak Nadia (Dulur Kemapata)

*[SAVE THE DATE]*
🗓 : Kamis, 03 September 2020
⏰ : 09.00-12.00 WIB
📍 : Zoom Meetings 

💰 GRATIS dan terbuka untuk umum

Fasilitas : 
✔ Materi yang bermanfaat
✔ Teman baru
✔ E-sertifikat 

Syarat dan Ketentuan : 
1⃣ Follow instagram @kemapata @pemkab_blitar . Komen dan tag 5 teman di postingan 
2⃣ Subscribe youtube Kemapata dan Pemkab Blitar
3⃣ Kirim bukti 1 dan 2 ke link registrasi (https://bit.ly/daftarwebinarmtel2020)
4️⃣ Pendaftaran di http://webinar.blitarkab.go.id/

CP : 
- Ananda 085748820638
- Deftha 081231401655

Ojo lali dulurrr !!!


[Open Order kartu Tanda Anggota (KTA) KEMAPATA]
kemapatabangkit!!!
BANGGA DADI CAH BLITAR

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yoloo cah, pripun niki kabare cah Kemapata dulur seperantauan ing Jember.
Sakniki KEMAPATA menghadirkan program pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Sticker khas KEMAPATA sebagai wujud kebanggaan kita terhadap tanah kelahiran dan sebagai tanda pengenal anggota supaya pihak Instansi (Universitas, dsb.) mudah mengenali kita jika sewaktu-waktu kita berkunjung dan mengadakan kegiatan.

Open PO : 10 - 19 Mei 2020
Harga      : Rp 10.000 (Include KTA dan sticker khas Kemapata)
Formulir : https://bit.ly/daftarktabarukemapata2020
(*Formulir terbaru, dikarenakan pada formulir yang ada di pamflet terjadi kesalahan teknis)
Syarat     : 
- Mahasiswa Blitar di Jember (Kampus apapun)
- Mengisi formulir pendaftaran ke REK. BNI: 0558637477 An. Eka Monita
- Membayar biaya pemesanan Rp 10.000 atau promo Rp 7.000
- Menyiapkan Foto 3x4 (Bagi yang sudah memiliki PDH silahkan memakainya, kalu belum memiliki silahkan memakai baju bebas sopan rapi, syarat foto background polos bersih, bukan selfie, dan diambil setengah badan dari ujung kepala hingga pangkal paha sikap sempurna)
- Segera mendaftarkan diri tanpa menunda-nunda karena kebaikan tidak boleh ditunda-tunda
*Pembayaran dan Konfirmasi langsung ke Narahubung

KTA iki penting gawe masa depan KEMAPATA, contohe digawe syarat nyoblos (milih) Ketua KEMAPATA. Anggota Kemapata WAJIB memiliki KTA

Promo!!
Untuk 15 Orang pertama Only Rp 7.000 (Include KTA dan sticker khas kemapata)

Mangka, Age cah cepet" pesen sedaya mawon ingkang dereng gadah, paiye lho cah blitar ra ndue KTA Kemapata!
Narahubung: 0813-5717-2568 (Eka Monita)
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hai dulur-dulurku yang berbahagia..!!! 😉😉
Melalui gerakan #KitaBersama, masyarakat diajak berbagi rezeki dengan para pekerja harian yang rawan terdampak Corona.

Keluarga Mahasiswa Panataran Blitar "KEMAPATA" di Jember mempersembahkan
Aksi Sosial dengan tema "Berbagi Bersama Kemapata" yang mana bantuan akan disalurkan pada: 
📆 Sabtu, 20 Mei 2020
   Kami mengajak dulur-dulur untuk berbagi rezeki dengan bantuan berupa uang yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk sembako
Caranya bagi yg menyalurkan donasi bisa kirim ke rekening berikut: 

Transfer Donasi dilaksanakan pada 04 - 18 Mei 2020
✍ 
BRI: 
615901017425531 A/n Amalia Putri Akbarani
Bank Jatim: 
0142352977 A.n Bhinti Khoiriyah
BCA:  
An. Deftha Putri 0240670143
Mandiri:
 An. Muria Adhitama 171-00-0315921-0
BNI : 
0558637477 An. Eka Monita
Jika sudah ☑ mohon konfirmasi ke
 CP:
 Eka Monita 085816208236
Narahubung:
081231401655 (Deftha) 

"Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi sesamanya"
Suwun duluurr🙏🏾😉


Paguyuban mahasiswa daerah di Universitas Jember, Keluarga Mahasiswa Panataran Blitar di Jember (Kemapata) mengadakan seminar yang bertajuk “Selamatkan Generasi Bangsa dalam Pusaran Ancaman Disintegrasi Bangsa”. Acara yang diselenggarakan di Gedung Graha Bina Insani Jember (11/11) ini mengundang empat pakar, yaitu AKP Idham Kholid S.H.,M.H. (Polres Jember), Kapten Inf. Suhariyono (Kodim 0824 jember), Linasrillah Nurus Subhi (Ketua DPD GANN Jatim), dan Ir. Sujatmiko (Pengurus Daerah PPM Jatim)
Seminar Regional ini dibuka langsung oleh wakil ketua Kemapata, Reka Evrian. Dalam sambutannya, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember tersebut menyampaikan bahwa seminar yang baru pertama kali diadakan ini merupakan inisiatif dari teman-teman mahasiswa demi membangun generasi yang nasionalis disaat pusaran ancaman disintegrasi bangsa saat ini.
Kapten Inf. Suhariyono mengungkapkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama untuk menjaga keutuhan bangsa. “Disintegrasi merupakan The Big National Security Thread yang sedang dialami NKRI. Kita memiliki 17 ribu pulau dan ribuan suku bangsa, sehingga perbedaan tersebut sangat rentan untuk dipecah belah. Empat pilar berbangsa dan bernegara sangat perlu untuk disosialisasikan dan juga dijadikan acuan dalam kehidupan kita. Persatuan dan kesatuan adalah modal utama menjaga keutuhan bangsa. Tidak hanya retorika saja, namun kita perlu mewujudkannya agar kepahitan di masa lalu tidak tumbuh kembali,” tutur Inf. Suhariyono saat menyampaikan materi
Sementara itu, Ir Sujatmiko selaku ketua PPM Jawa Timur dan juga seorang wirausahawan menuturkan sekaligus mengajak kita untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dengan cara membeli produk lokal. “Penyebab Indonesia harus mengembangkan produk lokal agar memungkinkan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Indonesia tergerak untuk ikut maju bersama dengan negara maju lainnya, seharusnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangkit dan bangga dengan produk lokal yang berkualitas dan menjadi tuan rumah untuk negerinya sendiri sehingga mempunyai rasa kecintaan tersendiri bagi Indonesia. Selain itu, Indonesia juga memerlukan bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha produk lokalnya agar bisa menarik minat masyarakat dan kesadaran cinta tanah air,” imbuhnya.



Paguyuban Mahasiswa Panataran Blitar di Jember atau Kemapata, mengadakan  bakti sosial dengan sasaran dunia pendidikan. Kali ini, acara diadakan di SD Negeri Klungkung 03, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember (22/4). Acara yang mengangkat tema “Berbagi inspirasi dan kasih” yang juga menggandeng IKMM, Ikatan Keluarga Mahasiswa Mojokerto di Jember  ini mendapat apresiasi dan antusiasme tinggi dari pihak sekolah maupun warga sekitar. Pihak sekolah menyambut gembira adanya kegiatan ini yang berhasil menggugah semangat adik-adik sekolah dasar untuk menyambut masa depan gemilangnya.
Bakti sosial kali ini mengambil konsep yang berbeda dari bakti sosial yang sudah pernah diadakan sebelumnya. Acara yang diadakan mulai pukul  7 pagi sampai pukul 11 siang ini memiliki beberapa agenda penting yang diikuti para siswa dengan lancar. Diawali dengan pembukaan acara oleh Kepala Sekolah dan Ketua Panitia yang berlangsung khidmad, dilanjutkan dengan senam pagi yang seru diikuti oleh para siswa, pihak sekolah, dan seluruh panitia dengan instruktur senam mungil yang berasal dari beberapa siswi SDN Klungkung 03, mampu membuka semangat pagi baru untuk semuanya. Selain itu, bakti sosial juga menyisipkan beberapa acara-acara penting diantaranya acara Kebun Toga yang diadakan guna memperingati hari bumi sedunia yang jatuh tepat pada hari sabtu kemarin. Acara kebun toga dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan kosong sekolah yang tidak terpakai untuk ditanami beberapa jenis obat keluarga, diantaranya: kunyit, jahe merah, temulawak, dan lengkuas yang berfungsi sebagai obat tradisional/ jamu yang baik untuk metabolisme manusia. Dalam acara Kebun Toga ini, panitia memberikan edukasi tentang manfaat dan cara penggunaan tumbuhan obat-obatan ini kepada para siswa. Mereka menangkap dengan baik dan menikmati pelaksanaan acara dengan asyik. Dan yang tak kalah serunya, Bakti Sosial kali ini juga dimeriahkan dengan Kelas Inspirasi dan Games yang bertujuan memberikan sebuah edukasi yang menarik, bertemakan cita-cita yang dibalut  dalam sebuah cerita dongeng anak dengan peran utama “Mukidi”, boneka tangan lucu yang dibawakan oleh  mas Choirul Anwar dari Kemapata dengan apiknya, membuat gelak tawa penonton yang seru, yang tidak hanya sekedar menghibur, namun juga berbobot dan syarat makna. “Saya mengucapkan terimakasih kepada paguyuban Kemapata Blitar dan IKMM Mojokerto yang telah hadir dan memberi wawasan baru untuk adik-adik di SD Negeri Klungkung 03 ini, untuk adik-adik saya berpesan  untuk memiliki cita-cita yang tinggi, dan menjadikan mas-mas dan mbak-mbak disini yang sudah berumur 20 tahun bahkan lebih masih bersemangat mengejar cita-citanya, jadi kalian harus bisa seperti mereka, melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dan meraih cita-cita kalian” ujar Bapak Desianto, selaku Kepala Sekolah dalam penutupan acara bakti sosial sabtu kemarin. Di akhir acara, panitia secara simbolis memberikan beberapa sumbangan dan kenang-kenangan yang diserahkan kepada SD Negeri Klungkung 03. Pemberian diwakili oleh Ketua Umum Kemapata dan Ketua Umum IKMM, Fazauddiyak dan Mario berupa sumbangan buku untuk perpus mini sekolah dan alat-alat kebersihan.
Banyak harapan-harapan baik dari pihak sekolah maupun panitia dan warga sekitar sekolah agar acara ini bisa berlangsung terus dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi semua orang. Memberi asa dan harapan para siswa yang masih kekurangan ini untuk berprestasi sama dengan para siswa lain yang lebih beruntung. Ke depannya, segenap panitia berharap bahwa acara ini bisa berlangsung lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.


malam keakraban kemapata di pantai payangan


 Akrab merupakan sebuah kata yang mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. Apalagi ketika berada di lingkungan dan suasana yang baru. Hal tersebut sering kali membuat seseorang merasa canggung dalam berkomunikasi ataupun menjalin hubungan kerjasama dengan orang lain. Padahal salah satu kunci sebuah kesuksesan adalah seseorang mampu bekerja sama membangun kelompok kerja. Adanya keakraban, bisa dipastikan kerjasama yang baik akan terjalin. Berawal dari adanya kerjasama maka akan mewujudkan rasa kebersamaan.

Kebersamaan merupakan salah satu warisan bangsa Indonesia. Kebersamaan merupakan hal yang harus selalu dijaga, jika kebersamaan terjaga maka akan tercipta rasa kekeluargaan. Begitulah yang dilakukan oleh KEMAPATA (Keluarga Mahasiswa Panataran Blitar di Jember). Sudah menjadi rutinitas tahunan kemapata untuk mengadakan Malam Keakraban (MAKRAB) bersama semua anggota Kemapata.

Acara yang berlangsung selama 2 hari yakni, jumat-sabtu tanggal 2-3 September 2016 berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat tali kekeluargaan, meningkatkan tali silaturahmi, rasa kebersamaan, dan sikap saling memiliki antar mahasiswa, serta memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa Blitar yang menempuh pendidikan di Jember untuk mengenal satu sama lain keluarganya.


malam keakraban kemapata di pantai payangan 2

“We Still Belong Together” itulah kami, KEMAPATA. Makrab tahun ini dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Makrab tahun ini dilaksanakan di pantai payangan. Antusias pesertanya wow luar biasa banyak sekali. Mulai dari angkatan tua yakni tahun 2011 sampai angkatan muda tahun 2016. Alhamdulillah makrab tahun ini pesertanya mencapai target yaitu, sejumlah 100 peserta.

Add caption
           
 Nah, setelah acara makrab ini selesai semoga kita makin akrab, makin kompak, makin hebat ya gaes.


Penulis: Nur Kholilah
Editor : M. Lutfi Yazid




Wajah bahagia tampak begitu gembira saat mahasiswa baru asal Blitar disambut oleh Paguyuban Mahasiswa Panataran Blitar di gedung Soetardjo Universitas Jember. Jauh-jauh dirinya datang dari Blitar ke Jember bersama orang tuanya untuk melaksanakan verifikasi final SBMPTN 2016 Universitas Jember yang berlangsung pada tanggal 14-17 Juli 2016 di Gedung Sutarjo Universitas Jember. “Saya tidak menyangka kalau di Jember ternyata banyak juga mahasiswa dari Blitar, saya datang kesini disambut dengan baik, mereka anggap saya sebagai keluarganya. Saya sangat merasa nyaman dan aman selama bersama mereka,” ujar Lutfi, mahasiswa baru kedokteran gigi lega.
Ibu dari Lutfi mengaku tidak lagi kawatir untuk meninggalkan putrinya belajar di Universitas Jember. Dirinya yakin, saudara sekampung halaman yang tergabung dalam “Paguyuban kemapata” akan menjaga putrinya dengan baik. “Saya yakin dan percaya, pasti kakak-kakaknya yang disini akan menjaga anak saya. Mungkin 4 tahun dia bakal tinggal di Jember,” imbuhnya sendu.
Sementara itu Muhammad Mahbubby perwakilan dari Paguyuban Kemapata mengatakan, sejak pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN diumumkan, dirinya berinisiatif untuk mencari informasi jumlah siswa dari Blitar yang lolos di Universitas Jember. Berdasarkan data yang dia dapatkan dari berbagai narasumber, ada sebanyak 30-an anak yang lolos.
“Dari data itu kemudian kami coba telusuri nama-nama yang bersangkutan melalui media sosial seperti  facebook. Kami juga menggunakan jaringan kekerabatan yang ada untuk mencari informasi calon mahasiswa baru Universitas Jember. Siapa tahu ada keluarga atau saudara yang diterima di Kampus Tegalboto. Kawan-kawan juga mencari tahu ke sekolah asal masing-masing, mungkin, ada adik kelas  yang diterima di kampus Tegalboto. Berdasarkan informasi tadi, kami aktif mencari mereka, ada kawan yang menjemput langsung di Terminal, ada juga yang bertugas menjemput di Stasiun  Jember, serta untuk penginapannya kita menggunakan kos/kontrakan teman-teman kemapata,” ujarnya.
Menurut mahasiswa yang akrab disapa Bubby ini menuturkan, perasaan senasib dan seperjuangan di negeri rantau membuatnya bersama teman-teman asal Blitar tergerak untuk membuka bantuan informasi bagi calon mahasiswa baru Universitas Jember asal Blitar. “Selain itu, kegiatan  seperti ini adalah agenda rutin kami, mulai dari mencarikan tempat kos-kosan, tempat makan dan tempat singgah sementara untuk keluarga baru kami,” pungkasnya.




Seperti sebelumnya, KEMAPATA selalu jalankan aktivitas setiap tahunnya, yaitu penyambutan mahasiswa baru. Penyambutan mahasiswa baru melalui berbagai jalur yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan MANDIRI. Namun kali ini akan dibahas mengenai penyambutan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN terlebih dahulu.
Penyambutan mahasiswa baru dilakukan melalui verifikasi langsung dan registrasi. Verifikasi langsung berlangsung selama 4 hari yakni, mulai hari senin tanggal 24 Mei 2016 sampai dengan hari kamis 27 Mei 2016. Senin, 24 Mei 2016 yang melakukan verifikasi antara lain fakultas hukum, fakultas ilmu sosial dan ilmu budaya, program studi sistem informasi, fakultas kedokteran, farmasi dan mahasiswa blitar yang melakukan verifikasi sejumlah 12 anak. Selasa, 25 Mei 2016 yang melakukan verifikasi antara lain fakultas ekonomi, program studi ilmu keperawatan, fakultas pertanian, dan mahasiswa blitar yang melakukan verifikasi sejumlah 12 anak juga. Rabu, 26 Mei 2016 yang melakukan verifikasi antara lain fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, fakultas kedokteran gigi, dan mahasiswa blitar yang melakukan verifikasi sejumlah 6. Kamis, 27 Mei 2016 yang melakukan verifikasi antara lain fakultas ilmu budaya, fakultas mipa, fakultas kesehatan masyarakat, fakultas teknik, dan yang melakukan verifikasi sejumlah 8 anak. Jadi, total mahasiswa baru dari blitar yang diterima di Universitas Jember sejumlah 38 yakni, wanita sejumlah 26 anak dan laki-laki sejumlah 12 anak.
Pengambilan nomer verifikasi ini di ambil setiap pagi hari pukul 5.00 WIB di gerbang gedung Soetardjo bagian timur. Namun, sebelum pukul 5.00 WIB telah banyak mahasiswa yang mengantri. Senin, 24 Mei 2016 server Universitas Jember yang digunakan untuk melakukan verifikasi mengalami gangguan, akhirnya sebagian mahasiswa baru di alihkan untuk verifikasi hari selasa. Verifikasi final ini selesai pukul 13.30 WIB. Namun, hari terakhir verifikasi, pukul 12.00 WIB verifikasi telah selesai.
Registrasi mahasiswa baru Universitas Jember dilaksanakan hari Selasa, 31 Mei 2016. Pengambilan nomer saat registrasi ini hanya dilakukan pada hari selasa, namun registrasi berlangsung selama 2 hari yakni hari selasa dan hari rabu, 1 Juni 2016. Semua fakultas Universitas Jember melakukan pengambilan nomer pada hari selasa. Pengambilan nomer dibuka mulai pukul 5.00 WIB di gerbang gedung Soetardjo bagian timur. Namun, pukul 3.00 WIB gerbang Soetardjo sudah dipenuhi mahasiswa baru yang mengantri untuk mengambil nomer. Ada 1 mahasiswa baru dari blitar yang mengantri nomer sejak pukul 3.00 WIB, dan alhasil dia mendapatkan nomer antrian 0003. Dan mahasiswa baru lainnya ada yang mendapat nomer antrian 400-an, 600-an, 700-an bahkan ribuan.
Bukan KEMAPATA kalau tidak berani beda dari yang lain. Seperti tahun lalu juga, disela-sela kegiatan verifikasi dan registrasi KEMAPATA juga beraksi melakukan kegiatan wirausahanya yakni, berjualan. Dengan fasilitas tempat yang diberikan oleh Universitas Jember KEMAPATA berjualan kopi, pop mie, es, aqua, floridina, pudding, materai dan masih banyak yang dijual oleh KEMAPATA. Tempat (stand) KEMAPATA yakni berada di sebelah pintu masuk gerbang Soetardjo bagian timur.
Alhamdulillah, acara penyambutan mahasiswa baru Universitas Jember dari Blitar berjalan dengan lancar. Semoga tahun-tahun selanjutnya tetap bisa melaksanakan kegiatan penyambutan mahasiswa baru ini dan semoga penyambutan mahasiswa baru dari Blitar tidak hanya dilakukan di Universitas Jember saja, namun juga dilakukan di Politeknik Negeri Jember, Poltekes Jember dan Universitas lainnya yang ada di Jember.


Penulis : Nur Kholilah
Editor : Moh Lutfi Yazid


Awal tahun 2016 dijadikan momentum bagi Keluarga Mahasiswa Penataran Blitar di Jember (KEMAPATA) untuk menunjukkan rasa peduli sesama dengan berkunjung dan menyalurkan bantuan melalui kegiatan Bakti Sosial di Lembaga Pesantren Al Quran Menara Ihsan, yang bertempat di  daerah Gandusari Kabupaten Blitar pada tanggal 24 Januari 2016.
Rombongan pengurus dan anggota Kemapata mendapatkan sambutan yang baik dari para pengurus dan anak-anak di pondok tersebut. Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini dimulai dengan sambutan dari pengurus kemapata dan pengurus pondok yang disampaikan oleh Bapak hasan.



Acara tersebut terdiri dari empat sesi, yaitu sesi edukasi, sesi permainan, sesi hiburan, dan sesi penyerahan donasi.Pada sesi yang pertama yaitu edukasi, materi ini disampaikan oleh Choirul Anwar yang membawa wayang-wayangan sebagai media untuk bercerita agar mereka semua lebih dapat memahami pesan yang disampaikan.  Sesi kedua yaitu permainan. Permainan dilakukan di lapangan , walaupun lapangannya agak jauh dari pondok tapi semuanya senang karena pemandangan Gunung Kelud yang tampak indah. Adik-adik dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari lima sampai enam orang. Permainannya berupa estafet, ada beberapa pos yang harus diselesaikan sampai finish. Di permainan ini terasa kedekatan kami dengan anak-anak ini, kami bisa berbaur dan bersenang-senang dengan mereka. Di akhir permainan, dari panitia menyiapkan hadiah untuk semua peserta. 









Sesi ketiga adalah hiburan yang diisi oleh kemapata, dan s
esi terakhir yaitu sesi keempat adalah pemberian donasi dan sembako. Sebelumnya, dari panitia baksos kemapata mengumpulkan donasi dari anggota dan alumni kemapata berupa dana, baju bekas dan buku bekas. Pemberian donasi dan sembako secara simbolis dilakukan oleh Ketua kemapata, Widodo Eko P, langsung kepada perwakilan pengurus Lembaga Pesantren Al Quran Menara Ihsan.




Salah seorang pengurus kemapata yang juga sebagai Ketua Panitia kegiatan bakti sosial, nanda Nuril ,merasa senang, karena dapat membantu meringankan beban bagi sesama yang kurang beruntung, meskipun apa yang diberikan tidaklah seberapa. Dia mengungkapkan kepuasan seluruh rombongan yang telah memberikan sambutan yang hangat dan menyediakan waktu dan tempat. Pengurus pondok juga telah banyak membantu sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.
Dari bakti sosial ini kami banyak mendapatkan pelajaran, terutama dari para anak pondok. Kekompakan, kekeluargaan, keramahan, dan semangat perjuangan menghadapi masa depan yang masih penuh tanda tanya. Semoga di masa yang akan datang, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin menguatkan tali persaudaraan sesama manusia.

Setiap tahunnya semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) akan mengadakan seleksi penerimaan Mahasiswa Baru. Berbeda dengan PTS, PTN akan mengadakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang terintegrasi dengan PTN lainnya di seluruh Indonesia. Seleksi tersebut dilakukan melalui 2 jalur masuk yaitu jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Kedua jalur masuk tersebut akan dilakukan serentak diseluruh PTN di Indonesia. Jalur masuk SNMPTN dilakukan berdasarkan nilai raport dan nilai prestasi yang diambil di SMA/SMK/MA mulai dari semester 3 – 5. Sedangkan jalur masuk SBMPTN berdasarkan nilai tes tulis yang diikuti oleh peserta yang mengikutinya.
Tahun ini kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dikurangi sebanyak 10%, sehingga kuota yang ada sekarang menjadi 40%. Hal tersebut akan membuat persaingan semakin ketat diantara calon mahasiswa baru. Kuota untuk jalur SBMPTN masih tetap sama yaitu 30%. Oleh karena itu, guna  mempersiapkan siswa-siswi SMA/SMK/MA masuk PTN dengan persaingan yang semakin ketat, maka Paguyuban KEMAPATA mengadakan acara Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016.
Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 telah dilaksanakan pada 31 Januari 2016 di SMAN 1 Talun. Acara tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kota dan Kabupaten Blitar. Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 merupakan acara pertama yang diadakan oleh Paguyuban KEMAPATA (Keluarga Mahasiswa Panataran Blitar di Jember). Antusias dari siswa-siswi SMA/SMK/MA dalam mengikut acara tersebut sangat bagus dan peserta yang mendaftar dalam acara Try Out terpaksa harus ditolak karena kuota yang disediakan panitia telah habis.
 Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 hanya menyediakan 2 jenis soal yang diujikan dalam SBMPTN yang sebenarnya, yaitu Jenis soal SAINTEK dan jenis soal SOSHUM. Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 yang telah dilaksanakan mengikuti pola SBMPTN yang sebenarnya. Hal tersebut diharapkan dapat membantu peserta yang masih belum tahu atau hanya sekedar tahu agar lebih mengetahui bagaimana jalur SBMPTN tersebut yang sebenarnya. Acara ini dilaksanakan agar peserta dapat lebih menyiapkan diri dalam mengikuti jalur SBMPTN yang sebenarnya dan menambah pengalaman untuk peserta.
Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 dimulai pada pukul 07.00 – 12.40 WIB. Acara tersebut terbagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama untuk mengerjakan soal-soal TKPA (Tes Kemampuan Potensial Akademik) dan sesi kedua untuk mengerjakan soal-soal TKD Saintek/Soshum (Tes Kemampuan Dasar Saintek/Soshum). Soal-soal TKPA sifatnya wajib dikerjakan oleh semua peserta sedangkan TKD Saintek/Soshum dikerjakan berdasarkan jurusan yang dipilih oleh peserta. Sesi pertama digunakan untuk mengerjakan soal-soal TKPA dan sesi kedua digunakan untuk mengerjakan soal-soal TKD Saintek/Soshum.

Try Out SBMPTN KEMAPATA 2016 dapat berjalan dengan lancar atas dukungan dari semua pihak, baik peserta, panitia, dan lembaga yang telah ikut mendukung acara tersebut yaitu Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO), IM3 OOREDO, PTPN XII Bantaran, SMAN 1 TALUN, Rumah Makan Mbak Mei, Es Mini, Restu dan Percetakan HT, serta donator yang telah mendukung acara. Terima kasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam acara terutama untuk semua panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara tersebut. Semoga Try Out SBMPTN KEMAPATA dapat diadakan setiap tahunnya sebagai agenda rutin kegiatan paguyuban KEMAPATA dan semoga tahun-tahun selanjutnya acara tersebut bisa lebih meriah dan lebih baik lagi. Aamiin. 

Tahun baru merupakan sebuah momen yang istimewa bagi semua orang. tak hanya kalangan muda saja yang menunggu datangnya hari pertama di tahun baru dengan suka cita, namun semua kalangan juga menantikannya. banyak acara rutin yang diselenggarakan untuk menyambut datangnya tahun baru 2016 ini. mulai dari, kumpul bareng temen-temen, liburan bareng, menikmati gemerlap kembang api, makan bareng atau acara bakar-bakar, dan masih banyak lagi acara rutin yang dilakukan demi menyambut tahun baru yang istimewa ini.


tak ketinggalan oleh berbagai perayaan yang mewarnai tahun baru 2016 ini, kami putra putri asli Blitar melakukan hal yang berbeda dari biasanya, tahun baru 2016 ini, dengan bertemakan perubahan kami mengadakan suatu acara yang sangat baik. yakni "Nandur Srawung". berawal dari beberapa pemuda yang menggagas acara yang bertemakan kekeluargaan ini, mereka berfikir bahwa bangsa ini perlu perubahan , buk
 an cuma omongan doang. perubahan butuh action, tanpanya tak akan ada hasil yang memuaskan. berawal dari itu, pemuda yang biasa disebut mas vandem (salah satu pencetus terbentuknya acara ini), berupaya menumbuhkan rasa perubahan tersebut kepada para pemuda dan pemudi. karena, merekalah, calon calon pembawa perubahan bagi bangsa ini. sehingga, dengan usaha dan tekat yang ada dan didukung oleh pihak pihak khususnya pemuda karang taruna setempat maka terbentuklah suatu acara yang diselenggarakan di daerah perkebunan wilayah candi gambar wetan. dengan bertemakan perubahan. slain itu, mas vandem jug aingin mengenalkan salah satu peninggalan kerajaan hindu (candi gambar) kepada kalayak muda yang saat ini merindukan tempat tempat wisata, karena beliau berfikir, salah satu manfaat dari era moderenisasi yaitu muncul nya anak-anak Hits. sehingga beliau berharap agar peninggalan ini, tidak dilupakan begitu saja. karena terbukti, sangat jarang sekali anak muda yang datang untuk berkunjung dan melihat peninggalan jaman hindu dahulu.



acara "Nandur Srawung" yang diselenggarakan pada tangga 1 januari 2016 ini memiliki arti bahwa, nandur berati menanam, dan srawung berarti bersama-sama. keduanya memilki arti bahwa menanam secara bersama sama untuk membentuk kekeluargaan dan memberikan manfaat bagi alam. acara yang diselenggarakan di wilayah candi gambar wetan ini tidak hanya bertujuan untuk membawa perubahan bagi alam, namun juga terdapat misi khusus, yang diantaranya adalah menumbuhkan rasa peduli bagi kalangan muda untuk melakukan perubahan yang diawali dari hal yang kecil dulu. hal ini hal ini terwujud dari kegiatan tersebut. yang mana diawali dari pagi, yang bertujuan melakukan hal yang berbeda bagi alam, layaknya seorang petani yang berangkat pagi-pagi untuk menanam di sawah. hal itulah yang ingin ditanamkan dari acara ini.











acara yang diselenggarakan pada hari jumat itu tidak hanya diikuti oleh teman-teman KEMAPATA, atau pemuda karang taruna setempat, namun acara ini juga diikuti banyak pihak diantaranya yaitu, ISI solo, Universitas Jember, HMI, Karang taruna Sawentar, Akademi Komunitas putra sang fajar, dan masih banyak lagi. sehingga, kami saling membentuk tali silaturahmi antar komunitas dari berbagai macam perguruan tinggi di Indonesia. hal ini sebagai bukti bahwa, "kami putra putri asli blitar tidak lupa kepada kampong halaman kami, dan kami berharap kami bias membawa perubahan bagi daerah kami ", ujar salah seorang mahasiswa UNEJ.


"Nandur Srawung" ini merupakan langkah awal untuk membwa perubahan bagi Indonesia khususnya Blitar (Kota Patria). "kami berharap, dalam era modern ini, para pemuda tidak lupa terhadap kebudayaan negeri ini. tak cuma, ingin jadi anak hits saja, namun kami berharap agar acara ini menjadi langkah perubahan untuk Blitar yang lebih baik lagi. " ujar salah seorang peserta.


Acara ini ditutup dengan sarasehan bagi semua peserta "Nandur Srawung". sarasehan tersebut sangat lah bagus, karena ide ide peserta bisa menjadi langkah baru untuk acara kedepannya. sehingga mereka berharap, acara ini tak berhenti pada hari itu saja, namun mereka berharap akan ada nandur srawung selanjutnya, entah penanaman, ataupun kegiatan social yang lainnya, yang pasti bisa membawa perubahan. sarasehan tersebut juga menjadi ciri bagi daerah blitar khususnya, yang mengutamakan mufakat demi tercipta hal yang lbih baik lagi. sehinggga rasa persaudaraan kami bisa meningkat. walaupun kami berbeda almamater, yang pasti kami tidak akan lupa Tanah kelahiran kami.

"Blitar tak hanya kota yang melahirkan para pahlawan, tapi juga Tanah kebudayaan"
salam PERUBAHAN
#kemapata
#BlitarHebat

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget