Articles by "wisata"

[Kemapata dan Pemkab Blitar Proudly Present] 


*✨Millenial Tourism Enlightenment 2020✨* Blitar Video Competition "Kilas Pandang Potensi Desa Wisata di Era New Normal Melalui Media Digital"


Hallo dulurrr 👋

Dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 di Era New Normal, Keluarga Mahasiswa Panataran (KEMAPATA) Blitar di Jember bersama dengan Pemkab Blitar mengadakan Lomba Video Kreatif. Buat kalian yang suka buat video boleh banget ikut acara ini !!! Isi videonya bisa profil desa, keunggulan desa yang berpotensi jadi wisata (kuliner, religi, kebudayaan, dll.) Loss pokok tentang desa dan keren. Gali potensi desamu semaksimalnya!!! 


Persyaratan ada di buku panduan. 

⚠ Pendaftaran Gratis

⚠ Hadiah Jutaan Rupiah


📆 Timeline 📆

- Pendaftaran+Pengumpulan: 24 Agustus-14 September 2020

- Penjurian : 15-18 September 2020

- Pengumuman Via Instagram : 19 September 2020

- Penyerahan Hadiah : 20 September 2020 


📌 Link Pendaftaran 📌

(http://bit.ly/bvcmtel2020)


📌 Link Buku Petunjuk 📌

(http://bit.ly/petunjukbvcmtel2020)


Yukkk ikutan !!! Syarat dan Ketentuan cek di petunjuk yaa 😉


CP : 

- Elis 081230796411

- Devi 085604098921


#kemapatahebat

#kemapatabangkit

#amazingblitar

#mtel2020

#kabupatenblitar

[Kemapata dan Pemkab Blitar Proudly Present] 

*✨Millenial Tourism Enlightenment 2020✨* Webinar "Kilas Pandang Potensi Desa Wisata di Era New Normal Melalui Media Digital"

Open talk :
▶ Drs. H. Rijanto, M. M. (Bupati Kabupaten Blitar) 
Narasumber : 
▶ Eko Susanto, ST, Msi. (Kepala Dinas KOMINFO Kab. Blitar)
▶ Suhendro Winarso, S.STP, Msi. (Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kab. Blitar)
▶ Akhsin Al Fata (Ketua Bapparda Kab Blitar)
▶ Eko Wihadi (Founder Kampung Wisata Ekologis Puspa Jagad)

Moderator :
▶ Mbak Nadia (Dulur Kemapata)

*[SAVE THE DATE]*
🗓 : Kamis, 03 September 2020
⏰ : 09.00-12.00 WIB
📍 : Zoom Meetings 

💰 GRATIS dan terbuka untuk umum

Fasilitas : 
✔ Materi yang bermanfaat
✔ Teman baru
✔ E-sertifikat 

Syarat dan Ketentuan : 
1⃣ Follow instagram @kemapata @pemkab_blitar . Komen dan tag 5 teman di postingan 
2⃣ Subscribe youtube Kemapata dan Pemkab Blitar
3⃣ Kirim bukti 1 dan 2 ke link registrasi (https://bit.ly/daftarwebinarmtel2020)
4️⃣ Pendaftaran di http://webinar.blitarkab.go.id/

CP : 
- Ananda 085748820638
- Deftha 081231401655

Ojo lali dulurrr !!!



Makin banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres akibat beban kerja atau apapun aktivitas kamu. Selain ‘menyepi’ ke gunung atau berjemur di pantai, kamu juga bisa lho menikmati ketenangan perkebunan kopi yang mungkin masih jarang menjadi destinasi wisata.




Walaupun berwisata di kebun kopi, terdengar agak aneh bagi masyarakat, namun ternyata sangat menarik bagi orang yang dalam kesehariannya tidak bersentuhan sama sekali dengan pohon kopi.  Kebayang gak rasanya nyeruput kopi di perkebunan kopi yang bernuansa zaman kolonial Belanda? Nah, kalo kamu penasaran pengen ngerasain sensasinya, datang aja ke Keboen Kopi Karanganyar yang terletak tidak jauh dari Candi Panataran. Yaitu di Dsn. Karanganyar, Modangan, Nglegok, Blitar, Jawa Timur. Di sini kamu bisa menemukan sederet bangunan peninggalan Belanda yang masih terawat dengan rapi. Tidak heran jika masyarakat Blitar sering menyebut tempat ini dengan nama “Kampung Londo”. 




Perkebunan kopi seluas 250 ha ini tidak hanya menawarkan wisata edukasi kopi, tempat ini juga menawarkan wisata budaya dengan keberadaan museum budaya Blitarnya. “Potret Terakhir”, sebuah koleksi lukisan dari Tibet akan membuat siapa saja merasa merinding ketika menatapnya. Jangan lewatkan kesempatan untuk ngerasain nikmatnya seduhan kopi asli Blitar di O.G Café sembari menikmati alunan musik keroncong tempoe doeloe! 



Nah, untuk para pecinta kopi, pastiya tidak afdol dong kalau tidak membeli oleh-oleh Kopi Karanganyar ini

Pantai Jebring merupakan pantai di Blitar yang cukup menarik untuk dikunjungi, pantai ini berpasir hitam  dengan bukit-bukit di sekitarnya sehingga membuat pemandangannya sangat mempesona dan tentunya sangat menggoda untuk dikunjungi. Pantai Jebring ini berada di wilayah ujung selatan Blitar, tepatnya di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto.


Di desa ini ada sebanyak 10 pantai yang berjajar dari barat ke timur. Lokasinya yang berdekatan membuatnya bisa dikunjungi dalam waktu hampir bersamaan. Dari barat ke timur, ada Pantai Jebring, Princen, Wedi Ireng, Keben, Selok Dadap, Pudak, Dung Dowo, Bakung, Selok Kancil, dan Benelan. Untuk menuju 10 pantai ini ada dua jalur utama, barat ada 4 pantai (Jebring, Princen, Wedi Ireng, dan Keben) dan timur ada 6 pantai (Selok Dadap, Pudak, Dung Dowo, Bakung, Selok Kancil, dan Benelan). Tepatnya, dua jalur itu berpisah dari perempatan Dusun Banyuurip atau SDN Ngadipuro 03. Akses jalan untuk menuju pantai-pantai ini adalah kombinasi jalan tanah, makadam, aspal, dan cor. Dari Alun-alun Lodoyo, pantai tersebut bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu atau berjarak 23 km, ke arah selatan melintasi Desa Ngeni, lurus menuju Desa Ngadipuro.



Pantai Jebring ini masih sangat sepi, mungkin anda akan bertemu dengan warga sekitar yang memang sering menghabiskan waktu dengan memancing di pinggir pantai. Sangat tidak disarankan untuk bermain air laut di sini, karena ombak yang ada di pantai ini benar-benar besar.


Bila anda tertarik ingin mengunjungi Wisata Blitar pantai Jebring ini, saran dari kami sebelum anda berkunjung ke wisata ini sebaiknya anda memiliki stamina yang cukup besar. Hal ini disebabkan karena jarak tempuh menuju ke pantai ini cukup jauh, ditambah dengan  medan jalan yang bisa dibilang tidak baik dan membingungkan jika tidak cermat melihat rambu jalan anda akan salah jalan. Meskipun kurang nya penunjuk arah yang mengantar anda ke pantai ini, anda tidak perlu khawatir anda bisa menggunakan GPS agar tidak salah jalan atau tersesat. Alangkah baiknya, jika berkunjung ke Pantai Jebring dengan ramai ramai bareng teman dan keluarga dari pada pergi berdua bareng pacar saja.

Tahun baru merupakan sebuah momen yang istimewa bagi semua orang. tak hanya kalangan muda saja yang menunggu datangnya hari pertama di tahun baru dengan suka cita, namun semua kalangan juga menantikannya. banyak acara rutin yang diselenggarakan untuk menyambut datangnya tahun baru 2016 ini. mulai dari, kumpul bareng temen-temen, liburan bareng, menikmati gemerlap kembang api, makan bareng atau acara bakar-bakar, dan masih banyak lagi acara rutin yang dilakukan demi menyambut tahun baru yang istimewa ini.


tak ketinggalan oleh berbagai perayaan yang mewarnai tahun baru 2016 ini, kami putra putri asli Blitar melakukan hal yang berbeda dari biasanya, tahun baru 2016 ini, dengan bertemakan perubahan kami mengadakan suatu acara yang sangat baik. yakni "Nandur Srawung". berawal dari beberapa pemuda yang menggagas acara yang bertemakan kekeluargaan ini, mereka berfikir bahwa bangsa ini perlu perubahan , buk
 an cuma omongan doang. perubahan butuh action, tanpanya tak akan ada hasil yang memuaskan. berawal dari itu, pemuda yang biasa disebut mas vandem (salah satu pencetus terbentuknya acara ini), berupaya menumbuhkan rasa perubahan tersebut kepada para pemuda dan pemudi. karena, merekalah, calon calon pembawa perubahan bagi bangsa ini. sehingga, dengan usaha dan tekat yang ada dan didukung oleh pihak pihak khususnya pemuda karang taruna setempat maka terbentuklah suatu acara yang diselenggarakan di daerah perkebunan wilayah candi gambar wetan. dengan bertemakan perubahan. slain itu, mas vandem jug aingin mengenalkan salah satu peninggalan kerajaan hindu (candi gambar) kepada kalayak muda yang saat ini merindukan tempat tempat wisata, karena beliau berfikir, salah satu manfaat dari era moderenisasi yaitu muncul nya anak-anak Hits. sehingga beliau berharap agar peninggalan ini, tidak dilupakan begitu saja. karena terbukti, sangat jarang sekali anak muda yang datang untuk berkunjung dan melihat peninggalan jaman hindu dahulu.



acara "Nandur Srawung" yang diselenggarakan pada tangga 1 januari 2016 ini memiliki arti bahwa, nandur berati menanam, dan srawung berarti bersama-sama. keduanya memilki arti bahwa menanam secara bersama sama untuk membentuk kekeluargaan dan memberikan manfaat bagi alam. acara yang diselenggarakan di wilayah candi gambar wetan ini tidak hanya bertujuan untuk membawa perubahan bagi alam, namun juga terdapat misi khusus, yang diantaranya adalah menumbuhkan rasa peduli bagi kalangan muda untuk melakukan perubahan yang diawali dari hal yang kecil dulu. hal ini hal ini terwujud dari kegiatan tersebut. yang mana diawali dari pagi, yang bertujuan melakukan hal yang berbeda bagi alam, layaknya seorang petani yang berangkat pagi-pagi untuk menanam di sawah. hal itulah yang ingin ditanamkan dari acara ini.











acara yang diselenggarakan pada hari jumat itu tidak hanya diikuti oleh teman-teman KEMAPATA, atau pemuda karang taruna setempat, namun acara ini juga diikuti banyak pihak diantaranya yaitu, ISI solo, Universitas Jember, HMI, Karang taruna Sawentar, Akademi Komunitas putra sang fajar, dan masih banyak lagi. sehingga, kami saling membentuk tali silaturahmi antar komunitas dari berbagai macam perguruan tinggi di Indonesia. hal ini sebagai bukti bahwa, "kami putra putri asli blitar tidak lupa kepada kampong halaman kami, dan kami berharap kami bias membawa perubahan bagi daerah kami ", ujar salah seorang mahasiswa UNEJ.


"Nandur Srawung" ini merupakan langkah awal untuk membwa perubahan bagi Indonesia khususnya Blitar (Kota Patria). "kami berharap, dalam era modern ini, para pemuda tidak lupa terhadap kebudayaan negeri ini. tak cuma, ingin jadi anak hits saja, namun kami berharap agar acara ini menjadi langkah perubahan untuk Blitar yang lebih baik lagi. " ujar salah seorang peserta.


Acara ini ditutup dengan sarasehan bagi semua peserta "Nandur Srawung". sarasehan tersebut sangat lah bagus, karena ide ide peserta bisa menjadi langkah baru untuk acara kedepannya. sehingga mereka berharap, acara ini tak berhenti pada hari itu saja, namun mereka berharap akan ada nandur srawung selanjutnya, entah penanaman, ataupun kegiatan social yang lainnya, yang pasti bisa membawa perubahan. sarasehan tersebut juga menjadi ciri bagi daerah blitar khususnya, yang mengutamakan mufakat demi tercipta hal yang lbih baik lagi. sehinggga rasa persaudaraan kami bisa meningkat. walaupun kami berbeda almamater, yang pasti kami tidak akan lupa Tanah kelahiran kami.

"Blitar tak hanya kota yang melahirkan para pahlawan, tapi juga Tanah kebudayaan"
salam PERUBAHAN
#kemapata
#BlitarHebat

Jember kini menduduki peringkat ketujuh dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur yang memiliki kunjungan wisata cukup tinggi. Namun, Jember belum punya tagline atau kalimat pemikat dan pengingat untuk mempromosikan dunia pariwisata. Padahal, Jember memiliki kekuatan di sisi keindahan alam dan juga budaya. Dari sisi keindahan alam, Jember terhitung daerah yang lengkap. Betapa tidak, di sisi selatan, Jember memiliki laut. Di kota ini juga banyak perkebunan, dan ada juga wisata pegunungan. Jember adalah kota yang dipenuhi gumuk (bukit kecil) dan gunung. Dari sisi kekayaan khasanah budaya, Jember disebut sebagai daerah Pendalungan. Di sini hidup dua etnis besar, Jawa dan Madura, yang sama-sama memiliki seni tradisi yang khas. Otak pun diputar, mencari ilham: apa tagline yang sesuai, dan sampailah pada suatu gagasan. Empat kata yang dirasa bisa mewakili Jember: Naturally Jember, Lovely Destination. Pilihan untuk mengedepankan ‘Naturally Jember’ tak lepas dari masih alaminya keunggulan pariwisata kota ini. Jika bosan dengan kehidupan modern yang serba mekanis dan tercemari kepentingan manusia, kembalilah ke alam. Dan Jember menyediakan itu semua. "Naturally Jember, Lovely  Destination"




















Berwisata ke pantai adalah salah satu pilihan yang sering dilakukan oleh banyak orang untuk melepas penat. Kalau kebetulan kamu sedang berada di Jember dan ingin jalan-jalan ke pantai, pantai Payangan bisa menjadi salah satu opsi yang bisa kamu pilih

Pantai Payangan berada di kecamatan Ambulu, Jember. Fasilitas di pantai ini sudah cukup lengkap. Pantai Payangan ini cukup unik. Terdapat 3 buah bukit dan sebuah pulau yang membuat pemandangan di pantai ini menjadi semakin cantik dan indah
Berkunjung ke pantai Payangan ini kita akan langsung teringat dengan pantai-pantai yang ada di pulau Belitong yag dijadikan lokasi syuting film Laskar Pelangi. Di pantai Payangan terdapat batu-batu cantik seperti pantai-pantai di Belitong. Batu-batu ini sering dijadikan pijakan oleh pengunjung untuk melompat ke dalam air
Dilihat dari kejauhan, pemandangan pantai Payangan ini benar-benar cantik. Pasir di pantai Payangan ini berwarna hitam namun cukup lembut dan asyik untuk bermain. Sia-sia rasanya kalau berkunjung ke pantai namun tidak bermain dengan pasir
Seperti kebanyakan pantai lainnya, mayoritas penduduk di sekitar pantai Payangan berprofesi sebagai nelayan. Di pantai ini kamu tak cuma bisa bermain-main air serta menikmati pemandangan pantai. Kamu juga bisa menyaksikan aktivitas para nelayan seperti memperbaiki jaring yang digunakan untuk menangkap ikan atau memperbaiki perahu. Kamu juga bisa menyaksikan dari dekat proses pembuatan trasi secara tradisional
Di sisi sebelah kanan pantai Payangan terdapat padang sabana yang cukup luas. Area ini bisa digunakan untuk mendirikan tenda bagi mereka yang bermalam di pantai. Jika kamu datang ke pantai Payangan pada bulan Suro kamu akan melihat para nelayan yang sedang melaksanan upacara Petik Laut yang biasanya akan dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit

Pantai Pasir Putih Malikan atau yang lebih dikenal dengan nama singkatnya Papuma merupakan salah satu objek wisata yang jadi andalan wisata kota Jember, Jawa Timur. Pesona pantai yang masih terjaga serta keunikan batu-batu karang yang menjadi daya tarik utama Papuma menjadikannya sebagai lokasi wisata alam yang banyak diburu wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.Lokasi pantai Papuma berada di desa Suberejo Kecamatan Ambulu kabupaten Jember. Pantai ini berada sekitar 37 km dari kota Jember.
Akses menuju pantai Papuma sudah baik karena sudah di Aspal, kita bisa menggunakan motor ataupun mobil untuk menuju ke pantai ini. Selain wisata pantai terdapat juga bukit dan hutan yang luasnya kurang lebih 50 ha yang sekarang dikelola dan dipromosikan oleh Perhutani Jawa Timur. Selain itu pantai ini juga menyimpan wisata sejarah karena terdapat Gua Jepang.

Pantai Tanjung Papuma
Pantai ini merupakan pantai yang paling eksotis di Jawa Timur karena memiliki laut yang menawan dengan pantai yang hijau ke biruan membuat tempat wisata ini banyak dikunjungi oleh warga asli Jember maupun pendatang.
Anda akan melewati wisata hutan yang ditanami  pohon jati sebelum ada masuk kedalam pantai. Setelah kita masuk ke gerbang area wisata kita kan melihat hutan yang alami yang masih menyimpan berbagai macan flora dan fauna tropis seperti Lutung yang banyak bergelantungan di pohon.
Setelah kita melewati hutan Malikan kita akan melihat pemandangan yang sangat indah yaitu hamparan pasir putih yang bersih. Di sebelah barat pantai terdapat perahu nelayan yang sedang bersandar. Anda juga bisa membeli langsung ikan dari nelayan yang baru saja bersandar sehingga anda bisa membakar ikan di pinggir pantai Papuma.

Anda tentu saja sudah tidak asing lagi dengan pantai bandealit. Pantai ini merupakan wisata Jember yang terdapat di kawasan Taman Nasional Meru Beriti. Jika anda mengunjungi pantai ini mata anda akan di sajikan panorama alam yang begitu memukau. Pantai Bandealit ini letaknya berada di bagian selatan kota jember, tepatnya sekitar 35 km dari pusat kota Jember.  Pasir putih yang sangat luas serta pepohonan yang rimbun menjadi background dari pantai ini menciptakan sebuah tempat yang memberikan ketenangan dan keindahan yang luar biasa. Pantai Bandealit ini tepatnya bersebelahan dengan pantai Sukamade atau pantai yang di kenal dengan pantai penangkaran penyu. 




Untuk menuju taman wisata Jember ini anda dapat melalui daerah Ambulu jember, di daerah Ambulu tersebut anda akan menemukan pos dimana anda dapat  menanyakan jalan menuju pantai Bandealit. Pos itu merupakan pos yang mengatur perizinan masuknya para wisatawan menuju pantai Bandealit.  Dan setelah anda menemukan pos tersebut anda dapat melakukan perjalanan lagi dengan jarak kira kira 31 km dan anda pun akan menemukan salah satu objek eisata Jember tersebut.

Pantai Bandealit ini menyuguhkan ombak yang cukup besar sehingga suasananya sangat menantang anda untuk melakukan surfing, medan ombak yang begitu menantang membuat pantai ini banyak di kunjungi oleh para wisatawan yang ingin melakukan beberapa olah raga laut di pantai ini. namun perlu kita ketahui, tidak hanya pantai dan lautnya saja yang dapat kita gunakan sebagai sarana kita dalam berekreasi, namun para pengunjung dapat melakukan sebuah kegiatan lintas alam di pantai Bandealit ini, sangat menarik bukan? Selain itu untuk anda yang memiliki hoby memancing, anda dapat menguji kemampuan anda dalam memancing di tempat ini. berbagai jenis ikan terdapat dalam lautan pantai Bandealit.



Objek wisata Jember ini juga sering di gunakan untuk melakukan sebuah pemotretan, tidak aneh lagi karena pemandangannya yang begitu menabjubkan yang tersusun rapih sehingga menjadi lukisan tuhan yang sangat menarik ini, maka tak jarang par fotografer mengunjungi pantai Bandealit untuk mengambil beberapa gambar di pantai ini. apakah anda berniat untuk mengunjungi pantai ini? jika anda ingin mengunjungi salah satu objek wisata Jember ini anda dapat mengajak keluarga atau kerabat anda untuk menikmati liburannya di pantai Bandealit ini.

13775143631841097444

Kota Jember sebuah kota yang terkenal dengan industri tembakau selain dari perkebunan-perkebunan yang banyak ditemui di kota ini. Tembakau Jember sudah banyak dikenal, terutama di Jerman. Namun seiring promosi anti-merokok, maka industri tembakau sudah mulai mengalami masa stagnan. Hal ini menjadi pendorong untuk menciptakan sebuah ikon baru bagi kota yang selama ini dikenal dengan perkebunannya. Terlebih lagi perkembangan industri kreatif di bidang fashion mulai tumbuh di kota yang berada di sebelah timur pulau Jawa ini. Keberadaan Jember Fashion Carnaval menjadi sebuah alternatif baru bagi berputarnya roda perekonomian di kota ini.
Jember Fashion Carnaval (JFC) sendiri adalah sebuah event festival atau karnaval tahunan yang sudah diselenggarakan selama 12 tahun. Bermula dari sebuah keinginan untuk mengenalkan pekan mode yang sesuai dengan trend fashion dunia dengan mengambil tema Cowboy pada tahun 2001 dan berkeliling alun-alun kota Jember. Saat ini JFC merupakan bentuk catwalk fashion yang terpanjang di dunia, dengan panjang 3,6km dimulai dari alun-alu kota Jember sampai pada Gedung Olah Raga.
Tahun ini Jember Fashion Carnaval 12 akan diselenggarakan pada tanggal 23 - 25 Agustus 2013 dengan tema Utama ” Artechsion (Art meet Technology and Illusion) ” dengan 10 tema defile yakni Tibet, Betawi, Bamboo, Artdeco, Octopus, Canvas, Tribe, Spider dan Venice. Defile dengan 10 tema utama ini dipertunjukkan pada tanggal 25 Agustus 2013 sebagai Grand Carnival atau karnaval besar. Sebetulnya masih ada karnaval-karnaval lain dalam rangkaian acara JFC yaitu Kids Carnival pada tanggal 23 Agustus 2013 dan Artware Carnival pada tanggal 24 Agustus 2013. Sebelum karnaval-karnal tersebut, juga diselenggarakan JFC International Exhibition yakni Painting Exhibition, Photo Exhibition dan Culinary Exhibition[1].
13775144171037304086
Pembukaan JFC
1377514457242665881
Defile Bamboo
13775145307162578
Defile Spider
Dalam grand carnival, disediakan tenda-tenda untuk penonton VIP di sekitar alun-alun dengan jumlah kursi yang sangat banyak. Dari sini kita bisa menyaksikan bagaimana model-model dari 10 defile itu beraksi dengan pakaian yang super heboh dan warna-warni. Setiap defilenya mengusung pesan-pesan tersendiri yang membuat penonton ikut bisa merasakan. Seperti tahun 2012, JFC tahun ini juga kedatangan artis ibukota asal Jember yaitu Anang dan Ashanty.
137751460689967852
Anang dan Ashanty di JFC
Acara ini tentu mengundang ratusan ribu orang untuk menyaksikan. Untuk bisa menyaksikan defile-defile dalam JFC saat beraksi, kita bisa memilih masuk ke tenda-tenda VIP yang disediakan untuk penonton. Tentu tidak gratis, ada yang 50ribu, 100ribu dan 150ribu rupiah. Atau kalau memang sekedar menyaksikan karnavalnya, bisa juga menonton di jalan raya Sultan Agung dan jalan Diponegoro, mulai keluar dari alun-alun sampai gedung olah raga. Kalau ini gratis. Meski berdesakan, namun jalannya cukup panjang. Tinggal cari tempat yang nyaman di waktu awal.
Event JFC memang menggerakkan perokonomian kota Jember secara signifikan. Hal ini bisa dilihat dari hotel-hotel yang selalu penuh saat ada event ini, tiket kendaraan menuju Jember juga selalu penuh baik bus maupun kereta api, juga kendaraan-kendaraan angkutan kota dan angkutan umum lainnya. Masyarakat yang menyaksikan akan berhubungan dengan para penjual, para tukang parkir, tukang becak, ojek dan yang tidak bisa disebutkan satu-persatu di sini. Belum lagi para peserta tentu mempersiapkan bajunya dengan melibatkan banyak industri mulai dari penjahit, desainer, tukang anyam bambu dan lainnya.
13775147305618277411377514760612187789
JFC mengajarkan kepada kita bagaimana sebuah industri kreatif mampu menggerakkan perekonomian sebuah kota. Saat ini JFC menjadi sebuah karnaval terunik ke empat di dunia, dan mungkin di kemudian hari akan diikuti oleh kota-kota yang lain. Itu sebabnya pelenggara JFC harus terus berkreasi untuk memberikan yang lebih baik. Selamat datang di JFC tahun depan di Jember.
13775147921933918946
Selamat datang di JFC tahun 2014
Oleh: Ki Suki
Foto-foto adalah koleksi pribadi
Sumber: [1] http://www.jemberfashioncarnaval.com/main.php

Secara geografis, Kabupaten Jember yang berbatasan dengan Samudera Indonesia disebelah Selatan mempunyai banyak obyek wisata pantai yang indah. Begitu juga dengan pegunungan yang membentang di sebelah Utara dan Timur menjadikan Jember memiliki berbagai obyek wisata alam. Areal perkebunan yang ada juga merupakan lokasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Beberapa di bawah ini adalah tempat-tempat yg ajib yang ada di Jember…


Pantai Malikan (PAPUMA)

Pantai Watu Ulo

Pantai Bandealit (Taman Nasional Meru Betiri)

Pantai Payangan

Tiara Waterpark
Tiara Waterpark

Pantai Puger

Rembangan Resort

Tancak Waterfall

Pemandian Patemon Tanggul

Taman Botani

Pemandian Kebon Agung

Waterboom NIAGARA

Mumbul Garden

Kimo Swimmingpool

Dammiq Swimmingpool Pontang

Cafe GUMITIR Rest Area

Bobin Cigars

WAG
Wisata Agro Glantangan (WAG)

Pemandian Oleng Sibuttong

Pantai Rowo Cangak
Pantai Rowo Cangak

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget